BREAKING NEWS

Batik Tanah Liek

Kesehatan

Hukum

Friday, 3 April 2015

Sebanyak 400 ribu Orang Bergelut Dalam UMKM



PADANG-Sebanyak 400 ribu warga Kota Padang terlibat memproduksi produk lokal dalam Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Jumlah tersebut belum termasuk dalam tenaga pemasaran dan bidang lain.

Artinya, sektor ril UMKM di Kota Padang cukup dominan dalam pertumbuhan ekonomi sehingga mendapatkan perhatian besar dari pemerintah daerah.  Hal itu ditegaskan Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah usai pengukuhan pengurusan dan musyawarah daerah Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Musda-Dekranasda) Kota Padang Periode 2014-2019 di aula Balaikota Aia Pacah, Rabu (1/4).
 
Tema melalui peran dekranasda Kota Padang, kita tingkatkan daya saing produk kerajinan dalam memasuki Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015.  Walikota Padang menyebutkan, guna lebih menumbuhkembangkan UMKM di Kota Padang, Pemko Padang membuat iven berskala nasional dan internasional di Kota Padang. 

"Dengan banyaknya iven, tentu orang semakin banyak datang ke Kota Padang maka pemasaran produk lokal pun akan semakin banyak pula,"ujar Walikota Padang.

Lebih jauh disebutkan, pertumbuhan sektor ril dari UMKM Kota Padang cukup dibantu pula permodalannya, mulai dari 665 koperasi konvensional dan Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) hingga dari dana CSR yang ada di Kota Padang. Kemudian pembinaan dan pembinaan juga diberikan kepada UMKM tersebut. Itu ditunjukan telah disiapkan tenaga pendamping UMKM 104 orang untuk 104 kelurahan. Belum lagi diminta bantuan pendampingan dari KJKS yang ada dengan total keseluruhan sebanyak 350 orang. 

Pada tempat yang sama, Ketua Dekranasda Kota Padang yang baru dikukuhkan, Hj. Harneli Mahyeldi mengatakan, ke depan Dekranasda Kota Padang fokus pada peningkatan kualitas produk UMKM dan pemasaran. 

Dikatakannya, kualitas produk-produk di Kota Padang akan semakin ditingkat untuk meningkatkan nilai daya saing menghadapi pasar bebas MEA 2015.

"Para pengerajin disiapkan dan dilatih untuk meningkatkan kualitas produk mereka, sehingga bisa bersaing. Tentu, diharapkan dukungan dari Pemko Padang untuk mengunakannya diutamakan. Sehingga, tak lagi membeli produk dari luar,"ujarnya.

Di samping itu, Dekranasda Kota Padang juga tengah memasukan proposal kepada Pemko Padang untuk bisa mengunakan salah satu petak Lapau Panjang Cimpago (LPC) menjadi salah stand untuk pemasaran produk lokal Kota Padang. Lalu, Ketua Kadin Kota Padang, Rahim Mardanis akan bersinergi dengan Pemko Padang dalam penasaran produk lokal tersebut.****

Post a Comment

 
Copyright © 2013 Sumbar Terkini
Share on Blogger Template Free Download. Powered byBlogger