Artinya,
sektor ril UMKM di Kota Padang cukup dominan dalam pertumbuhan ekonomi
sehingga mendapatkan perhatian besar dari pemerintah daerah. Hal
itu ditegaskan Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah usai pengukuhan
pengurusan dan musyawarah daerah Dewan Kerajinan Nasional Daerah
(Musda-Dekranasda) Kota Padang Periode 2014-2019 di aula Balaikota Aia
Pacah, Rabu (1/4).
Tema melalui peran dekranasda
Kota Padang, kita tingkatkan daya saing produk kerajinan dalam memasuki
Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015. Walikota
Padang menyebutkan, guna lebih menumbuhkembangkan UMKM di Kota Padang,
Pemko Padang membuat iven berskala nasional dan internasional di Kota
Padang.
"Dengan banyaknya iven, tentu orang
semakin banyak datang ke Kota Padang maka pemasaran produk lokal pun
akan semakin banyak pula,"ujar Walikota Padang.
Lebih
jauh disebutkan, pertumbuhan sektor ril dari UMKM Kota Padang cukup
dibantu pula permodalannya, mulai dari 665 koperasi konvensional dan
Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) hingga dari dana CSR yang ada di
Kota Padang. Kemudian pembinaan
dan pembinaan juga diberikan kepada UMKM tersebut. Itu ditunjukan telah
disiapkan tenaga pendamping UMKM 104 orang untuk 104 kelurahan. Belum
lagi diminta bantuan pendampingan dari KJKS yang ada dengan total
keseluruhan sebanyak 350 orang.
Pada tempat
yang sama, Ketua Dekranasda Kota Padang yang baru dikukuhkan, Hj.
Harneli Mahyeldi mengatakan, ke depan Dekranasda Kota Padang fokus pada
peningkatan kualitas produk UMKM dan pemasaran.
Dikatakannya,
kualitas produk-produk di Kota Padang akan semakin ditingkat untuk
meningkatkan nilai daya saing menghadapi pasar bebas MEA 2015.
"Para
pengerajin disiapkan dan dilatih untuk meningkatkan kualitas produk
mereka, sehingga bisa bersaing. Tentu, diharapkan dukungan dari Pemko
Padang untuk mengunakannya diutamakan. Sehingga, tak lagi membeli produk
dari luar,"ujarnya.
Di samping itu, Dekranasda
Kota Padang juga tengah memasukan proposal kepada Pemko Padang untuk
bisa mengunakan salah satu petak Lapau Panjang Cimpago (LPC) menjadi
salah stand untuk pemasaran produk lokal Kota Padang. Lalu, Ketua Kadin Kota Padang, Rahim Mardanis akan bersinergi dengan Pemko Padang dalam penasaran produk lokal tersebut.****

Post a Comment