BREAKING NEWS

Batik Tanah Liek

Kesehatan

Hukum

From our Blog

Showing posts with label olahraga. Show all posts
Showing posts with label olahraga. Show all posts

Tuesday, 9 June 2015

SSB Rajawali Machudum Juara Piala Machudum Cup I Tahun 2015

 
Padang-Asa untuk menjadi juara pertama yang sempat mengapung dari tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Remaja Tarusan harus kandas oleh SSB Rajawali Machudum di partai final segitiga yang dilangsungkan Minggu (7/6) di Lapangan Brandon Lapai Padang.

Betapa tidak, tim asal Kabupaten Pesisir Selatan tersebut membutuhkan kemenangan untuk menjadi juara,dan sudah unggul 1-0 di babak pertama. Namun tim Rajawali berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua, sehingga kedudukan akhir 1-1 untuk kedua tim.

Rajawali Machudum sendiri berhasil menjadi juara pertama usai mengumpulkan poin 4 dan unggul selisih gol atas Remaja Tarusan yang berada di posisi kedua,hasil dari kemenangan atas Padang United dengan skor 2-1,serta imbang atas Remaja Tarusan 1-1.

Posisi ketiga ditempati oleh Padang United tanpa menghasilkan poin. Pasalnya tim yang dimiliki oleh Miko Kamal ini kalah atas Remaja Tarusan 0-1 dan Rajawali Machudum 1-1.

Dengan demikian Rajawali Machudum berhak memperoleh piala ditambah uang pembinaan Rp2 juta dan voucher hotel Rp1 Juta. Remaja Tarusan juga membawa pulang piala, ditambah uang pembinaan Rp 1,5 juta dan voucher hotel Rp 700 ribu. Sementara itu juara III Padang United juga mendapatkan hadiah piala ditambah uang pembinaan Rp1 juta dan voucher hotel Rp600 ribu.

Untuk pemain terbaik di turnamen ini didapatkan oleh Jero Pratama Veros dari SSB Rajawali Machudum, karena kelincahannya sekaligus menjadi motor serangan tim dilapangan mengantarkan Rajawali Machudum menjadi juara pertama. Ia diganjar hadiah Piala ditambah uang pembinaan Rp 250 ribu dari Welliansyah yang juga mantan pemain PS Rajawali Machudum.

Panitia Pelaksana Turnamen Tanti kepada wartawan usai penyerahan piala mengucapkan rasa syukur karena telah berhasil menuntaskan turnamen tersebut dengan baik tanpa ada permasalahan.

Ia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya Turnamen Machudum, terutama PT Semen Padang, Air Mineral Ayla, Indofood, dan seluruh mantan pemain Machudum.

Hadir menyaksikan pertandingan final turnamen tersebut mantan pemain PS Machudum Caplin Syam, Ulil Amri, Welliansyah, Yanuardi, Oktrisman, Handrianto, Mai Aldi, Devira, Ahmad Idris, dan Untung Budiono

Klasemen Akhir Final Segitiga Piala Rajawali Machudum 2015 17 Mei - 7 Juni :

1. Rajawali Machudum 2 1-1-0 selisih gol 3-2 Poin 4
2. Remaja Tarusan 2 1-1-0 selisih gol 2-1 Poin 4
3. Padang United 2 0-0-2 selisih gol 1-3 poin 0

Hasil Lengkap :
Padang United Vs Remaja Tarusan 0-1
Padang United Vs Rajawali Machudum 1-2
Rajawali Machudum Vs Remaja Tarusan 1-1

Tuesday, 19 May 2015

Machudum Cup I, 20 SSB se-Sumbar Berlaga

Padang-Sebanyak 20 Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Sumbar berlaga untuk menjadi jawara pada turnamen sepakbola Machudum Cup I yang dibentang dari 17 Mei sampai 7 Juni 2015 di Lapangan Bola Brandon Lapai Padang.

Turnamen yang ditabuh oleh Wakil Ketua Asosiasi kota (Askot) PSSI Padang Joni Efendi pada Minggu (17/5) memperebutkan total hadiah Rp5 juta.

Tim yang telah ambil bagian dalam turnamen dari Kota Padang adalah SSB Rajawali Machudum, SSB Balai Baru, Putra Wijaya, Padang United, Putra Brandon, Putra Ranah Minang, Rajawali Machudum, Netral.Bungus Teluk Kabung (Bungtekab),dan Harapan Bangsa

Tim dari luar Kota Padang yang telah mendaftar adalah Basoka Pariaman, Garuda Muda Kabupaten Solok, GM Halmecy Kabupaten Solok, Tuah Sakato Padang Pariaman, Tunas Harapan Lubuk Basung,Gama Muda Pasaman, SSB Tarusan Painan.

Wakil Ketua Askot PSSI Padang Joni Efendi kepada Singgalang mengatakan, Askot PSSI mendukung sekali turnamen sepakbola semacam ini bisa dilaksanakan oleh semua pihak. Sebab, dari turnamen inilah, akan terpantau bibit pemain sepakbola potensial.

Ia juga menyambut baik penyelenggaraan turnamen ini dilatar belakangi untuk mengenang almarhum Datuk Machudum atas kiprah dan sumbangsihnya mengembangkan sepakbola di Kota Padang dan Sumatera Barat.

Karena melalui tangan dingin Datuk Machudum, PS Machudum telah melahirkan pemain yang berkiprah sampai ke tingkat nasional, dan bisa menjadi pelatih nasional, seperti Nilmaizar, Delfi Adri,Indra Sjafri,Jafri Sastra, serta sederet nama lainnya yang malang melintang di sepakbola Indonesia.

"Saya juga alumni dari PS Machudum ditahun 1980an sangat merasakan lakek tangan Datuk Machudum. Berkat dorongan moril dan materil beliau, seluruh pemain Machudum matang dalam berkarir di sepakbola, sampai ke tingkat nasional,"ungkap Joni.

Sementara itu, Ketua Pelaksana turnamen Devira menambahkan, sistem pertandingan turnamen ini memakai sistem setengah kompetisi untuk babak penyisihan, dimana dari 20 tim peserta dibagi menjadi 5 pool.

Tim yang berhak lolos ke babak berikutnya dijelaskan Devita adalah juara dan runner up masing-masing pool.Selanjutnya di babak kedua nanti telah memakai sistem gugur, sementara tim yang lolos ke partai puncak sebanyak tiga tim. sehingga di babak ini memakai sistem final segitiga.

"Mudah-mudahan aja turnamen yang baru pertama kali kami gelar ini lancar dan tidak ada masalah, sehingga di tahun-tahun selnjutnya bisa berlanjut,"Harap Devira.

Penggagas turnamen Machudum yang juga putri kandung Datuk Machudum, Tanti bertekad bakal  terus menggelar turnamen ini setiap tahun. Bahkan kedepan pihaknya berencana membuat turnamen ini tidak hanya untuk kelompok U-15 saja, tapi untuk semua tingkatan umur. Tidak tertutup kemungkinan juga akan mengadakan  turnamen tingkat senior.****

Thursday, 16 April 2015

Kota Padang Mendominasi Pekan Paralympic Pelajar Daerah Sumbar

Padang-Pemko Padang tak hanya meningkatkan kemampuan olahraga dan memasyarakat olahraga bagi atlet kondisi tubuh normal. Bagi mereka penyandang disabilitas atau cacat juga digali potensi prestasi mereka.

Pemko Padang menjadi tuan rumah Pekan Paralympic Pelajar Daerah (Peparpelda) atau kejuaraan olahraga bagi penyandang cacat tingkat provinsi Sumbar. Kegiatan tersebut diselenggarakan 13-17 April 2015 di GOR H. Agus Salim.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang Suardi didampingi Kabid Olahraganya Maidison usai penyerahan mendali di Kolam Renang Teratai kepada wartawan di Padang, Selasa (14/4) mengatakan, kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahunnya.

"Para penyandang disabilitas tersebut sebenarnya tak kalah dengan atlet biasa. Mereka cukup berprestasi bila betul-betul dilatih dan dibina,"ujar Suardi.

Kota Padang selalu melatih mereka untuk tetap berprestasi. Tentu, tak hanya berprestasi tingkat Sumatra Barat namun juga nasional hingga internasional.

Maidison mengatakan, Kota Padang juga menjadi tuan rumah pada tahun lalu dan berhasil meraih peringkat dua. Namun, pada tahun 2015 ini ditargetkan bisa menjadi juara umum. Dengan demikian, prestasi tersebut bisa digandengkan dengan juara umum Porprov Sumbar.

Pada hari kedua tersebut dalam cabang lomba renang 100 meter tuna netra mendali emas diraih, Bersopan Waruru Atlet Kota Padang, mendali perak diraih M.Pais dari Kabupaten Agam dan mendali perunggu diraih Andre Syah Putra dari Kota Pariaman.

Cabang renang tersebut diikuti 29 peserta dari 13 kabupaten/kota. Hingga hari kedua tersebut, Kota Padang masih peringkat teratas dalam meraih mendali dengan 2 mendali emas, 1 perak, 2 perunggu.Mendali emas itu selain renang juga pada cabang atletik.

Cabang olahraga yang diperlombakan tersebut renang, atletik, bulu tangkis, tenis meja. Atlet dari penderita tuna grahita dan tuna runggu.****

Tuesday, 14 April 2015

Atlet Harap Bersabar, Bonus Dibagikan Setelah APBD Perubahan


Padang-Bonus atlet Kota Padang yang meraih mendali pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) di Dharmasraya akhir tahun 2014 lalu, hingga kini belum dicairkan.

Keterlambatan itu karena dana yang tersedia di APBD Kota Padang Rp3 miliar dan masih kurang Rp2 miliar lagi. Sementara itu, dana yang dibutuhkan sebesar Rp5 miliar. Guna menutupi kekurangan tersebut, telah diajukan lagi penambahan pada APBD Perubahan Kota Padang.
Salah seorang atlet Porprov yang tak mau disebutkan namannya meraih mendali emas pada Porprov tersebut kepada Singgalang, Selasa (14/4) memang mempertanyakan bonus tersebut kapan kepastiannya dicairkan.
Sebab, dia mendapatkan informasi pada Maret lalu dicairkan bonus tersebut. Namun, hingga April belum juga diterima.
"Kami dari atlet tak mendesak, namun hanya ingin tahu saja informasinya. Kalau memang pada APBD Perubahan tak masalah. Artinya kami menunggu yang pasti,"ujarnya.
Lalu, Kepala Dinas pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang, Suardi menanggapi. Menurutnya, anggaran tersedia Rp3 miliar tersebut sesuai dengan bonus yang diberikan pada tahun-tahun sebelumnya.
Karena terjadi peningkatan signifikan bonus hadiah sesuai permintaan atlet, terpaksa harus dicarikan solusinya. Langkah awal, dicarikan dana bantuan atau sumbangan dari pihak ketiga kekurangan Rp2 miliar tersebut. Namun, baru terkumpul hingga sekarang Rp72 juta.
Oleh sebab itu, diajukan lagi pada APBD Perubahan 2015 kekurangan dana Rp2 miliar tersebut.
  
Lebih jauh dikatakan, pada Porprov Dharmasraya lalu atlet Kota Padang meraih 105 emas, 85 perak, 87 perunggu. Bagi atlet yang meraih emas dapat bonus Rp 20 juta , mendali perak bonus Rp10 juta dan mendali perunggu Rp5 juta.
Bila dibandingkan bonus Porprov sebelumnya terjadi peningkatan hingga 100 persen. Sebab, bonus yang diterima sebelumnya mendali emas Rp10 juta, mendali perak Rp5 juta dan mendali perunggu Rp3 juta.
"Para atlet bersabar, karena tetap dicairkan pada tahun 2015 ini. Menunggu yang pasti kan tak jadi masalah,"ujar Suardi. Ditambahkannya, bila dipaksakan juga dibagi dengan uang yang ada saat ini dikhawatirkan akan menimbulkan masalah baru nantinya.****

Sunday, 12 April 2015

Inkado Sumbar Juara Umum Kejurwil Inkado se-Sumatra




 Padang-Atlet karateka Inkado Sumatra Barat juara umum dalam Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) Inkado se-Sumatra 10-12 April dengan meraih 31 mendali. Dari 31 mendali tersebut, diraih 15 mendali emas, 11 perak, 5 perunggu.

Lalu, juara umum II, diraih atlet karateka Riau dengan memperoleh 31 mendali yang terdiri 13 emas, 8 perak dan 10 perunggu. Kendati kepengurusan Inkando Sumbar 2015-2020 baru dilantik, namun telah menunjukan prestasi yang cemerlang. Selanjutnya juara umum III diraih Inkado Sumatra Utara dengan berhasil meraih 6 mendali yang terdiri dari 1 mendali emas, 2 perak, 3 perunggu.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, kegiatan karate di Sumbar cukup aktif dengan digelarnya berbagai kejuaraan. Tentu diharapkan prestasi karate di Sumbar bisa semakin baik lagi.

"Kita sangat mengapresiasi kegiatan Inkado Sumbar ini karena akan menghasilkan atlet-atlet kareteka berprestasi,"ujarnnya saat penutupan Kejurwil Inkado se-Sumatra tersebut, Minggu (13/4).

Pada saat penutupan tersebut juga diserahkan sabuk hitam kehormatan dari Inkado kepada Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Ketua FORKI Sumbar, Hendra Irwan Rahim, Direktur Utama Semen Padang, Benny Wendry dan Wakil Ketua Inkado Sumbar Ampri Setyawan serta anggota DPR RI Endre Saifoel.

Lalu, Ketua Dewan Guru Inkado Nasional yang juga Wakil Ketua Pengurus Pusat Inkado, Gancho KA Pesik mengatakan, tak hanya atlet yang selalu meningkatkan prestasinya, namun juga para wasit meningkatkan pengetahuan tentang aturan kejuaraan karate.

Dia juga mengapresiasi atas kesukseskan kegiatan yang dilaksanakan Inkado Sumbar. Bukan itu saja, dia juga salut, sebagai satu-satunya pengurus Inkado provinsi yang langsung dilantik oleh Ketua Umum Inkado Pusat Sitti Nurbaya.

Dia juga meminta kegiatan ini dilaksanakan minimal 1 kali setahun atau paling cepat setiap enam bulan dan digilir pada setiap provinsi yang ada di Sumbar.

Ketua Umum FORKI Sumbar, Hendra Irwan Rahim mengatakan, FORKI bersama organisasi karate yang ada di Sumbar terutama dengan Inkado akan semakin intensif melaksanakan kejuaran karate.

Pada tempat yang sama, Direktur Utama Semen Padang, Benny Wendry menyebutkan, Semen Padang sangat siap selalu kemajuan olahraga di Sumatra Barat. Bila olahraga semakin maju, maka ekonomi di suatu daerah pun akan maju pula.

Ketua Umum Pengprov Inkado Sumbar, H. Wahyu Iramana Putra menambahkan, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 8 pengprov Inkado se-Sumatra, 23 pengcab dengan total peserta 525 karateka.

Kejuaraan itu dipimpin oleh wasit/juri berstandar AKF dan juri nasional. Jumlah wasit keseluruhan 35 orang. Lalu, pada 10 April 2015 selesai melaksanakan ujian DAN nasional yang diikuti oleh 6 Pengprov dengan total peserta 69 orang dan lulus keseluruhannya. Dari 69 yang lulus tersebut, peserta sabuk coklat ke DAN 1 sebanyak 47 orang, peserta DAN I ke II 12 orang, DAN II ke III 5 orang, DAN III ke IV 4 orang dan dan IV ke V 1 orang.
  
Ditambahkannya, ke depan atau tahun 2016 juga Inkado Sumbar akan melaksanakan Kejurwil Internasional dengan telah bekerjasama bersama Malaysia.

Friday, 10 April 2015

Kejurwil Inkado se-Sumatra Dimulai



Padang-Kejuaraan wilayah (Kejurwil) karate antar perguruan Inkado se-Sumatera dimulai di GOR Semen Padang. Ratusan kareteka Inkado se-Sumatra berlaga selama tiga hari, 10-12 April untuk merebut mendali emas dan prestasi terbaik.

"Kepengurusan baru Pengurus provinsi (Pengprov) Indonesia karate-do (Inkado) Sumatera Barat masa bakti 2015-2020 sudah mempersiapkan program strategis untuk mencetak karateka handal dari perguruan karate tersebut,"ujar Ketua Inkado Sumbar H.Wahyu Iramana Putra kepada wartawan, Jumat (10/4).
Disebutkannya, kejurwil karate antar perguruan Inkado se Sumatera 10-12 April di Gor PT Semen Padang ini adalah program pertama kepengurusan Inkado Sumbar. Ke depan, Inkado Sumbar juga akan melaksanakan kejuaraan karate berskala internasional.

Program selanjutnya yang sudah direncanakan Inkado Sumbar yakni membuat daftar peringkat karateka yang nantinya akan terbagi menjadi dua untuk atlet unggulan. Karateka terbaik akan dimasukkan dalam elo rating A, sementara karateka potensial masuk elo rating B.

Program ketiga adalah melahirkan wasit terbaik. Nantinya kemampuan seluruh wasit akan diuji dalam setiap pertandingan. Wasit terbaik akan diberi reward. Tujuannya adalah untuk mempersiapkan wasit guna diterjunkan di kejuaraan karate internasional maupun berskala nasional.

"Program yang kita buat ini sangat jelas untuk mencapai target jangka panjang. Bagaimana dalam empat tahun lagi bisa menghasilkan tiga orang karateka sekelas Martinel Prihastuti. Mudah-mudahan target kita bis tercapai,"harap Ketua Inkado Sumbar H.Wahyu Iramana Putra.

Wahyu Iramana merinci, untuk program kejurwil ini dilaksanakan dalam rangka menambah jam terbang karateka Inkado se-Sumbar, sekaligus mengukur sejauh mana program latihan yang telah mereka jalani.

Sementara untuk menggelar kejuaraan karate internasional, Ia sudah melakukan koordinasi, sekaligus meminta izin kepada Federasi Karate Olahra Karate Asia Tenggara."Mereka pada dasarnya sangat setuju kejuaraan internasional digelar di Padang. Tinggal lagi realisasi dari kita. Dalam waktu dekat akan kita rapatkan bersama seluruh pengurus,"terangnya.

Pihaknya mengakui menjadi Ketua Pengprov Inkado Sumbar murni dengan rasa keikhlasan dengan pengorbanan materi,tenaga, dan waktu. Meskipun dirinya bukanlah seorang karateka murni, dengan tujuan mulia memajukan Inkado Sumbar bisa disegani di nasional ataupun internasional.
Pada pertandingan hari pertama kejurwil tersebut, Inkado Riau berhasil meraih 8 mendali emas, Inkado Padang 4 mendali emas dan Koto Baru Dhamasraya 1 mendali Emas. Ditambahkannya, penutupan kejurwil ini akan dilakukan oleh Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno.****

Wednesday, 8 April 2015

Kejurda Inkai Sumbar, Sawahlunto Berturut-turut Raih Prestasi Juara umum

Padang-Keberhasilan yang diraih oleh perguruan karate Institut Karate Indonesia (Inkai) Kota Sawahlunto dalam meraih juara umum Kejurda Inkai Sumbar keempat kali secara berturut-turut patut di apresiasi oleh seluruh stakeholder karate di Sumbar.

Berkat kesungguhan pengurus dalam mendidik dan membina seluruh karateka anggota Inkai Sawahlunto, mereka berhasil mengumpulkan 14 medali emas, 17 medali perak, dan 11 medali perunggu dalam Kejurda bertajuk Piala Ketua Umum Inkai Sumbar Desri Ayunda pada 3-5 April kemarin di GOR PT Semen Padang.

Pelatih Utama Inkai Sawahlunto Senpai Januardi kepada wartawan di Padang, Selasa (7/4) mengatakan, keberhasilan tim karate yang dibesutnya dalam menjuarai Kejurda berkat kerja keras dari seluruh karateka yang diberikan kepercayaan untuk tampil di gelanggang.

Lebih jauh disebutkan, kunci utama keberhasilan Inkai Sawahlunto juara karena  mental dan fisik mereka terus digembleng dengan maksimal. Tujuannya agar mereka tak canggung lagi ketika menghadapi pertandingan, dan muaranya bisa menghasilkan medali.

Disamping itu juga pola latihan mereka terus digenjot dengan waktu minimal tiga kali dalam seminggu, sehingga mereka siap menghadapi berbagai kejuaran. Apalagi jika waktu kejuaraan semakin dekat, mereka bisa latihan hampir setiap hari.

Pria yang juga Pembina Teknik Inkai Sawahlunto ini tak memungkiri pola pembinaan menjadi perhatian utama dalam meraih sebuah keberhasilan. Pembinaan yang dilakukan oleh Inkai Sawahlunto dilaksanakan secara berjenjang dari usia dini sampai senior.

"Jadi pola latihan dari usia dini, pemula, dan pra pemula dipisah dengan yunior dan senior. Mereka digembleng secara intensif di usia ini. Setelah ada peningkatan, di usia yunior dan senior baru lebih digenjot untuk lebih berprestasi,"terangnya.

Hasil pembinan tersebut dikatakan Januardi sudah terbukti cukup sukses dilaksanakan dengan melahirkan Jabnes Satria yang bisa bersaing di arena Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau tahun 2012 lalu, disamping beberapa prestasi lainnya.

"Pembinaan seperti ini akan terus kita jalankan secara berkesinambungann agar kita bisa kembali melahirkan atlet potensial yang bisa berbicara di skala nasional seperti Jabnes ini,"tutupnya. Lalu, Desri Ayunda memberikan apresiasi kepada Inkai Kota Sawahlunto yang telah berprestasi berturut-turut empat kali. ****

Kios Kuliner Tahap II Disiapkan


Padang-Setelah sukses kios kuliner tahap I di GOR H. Agus Salim, maka tengah dipersiapkan juga tahap II yang berada di samping kolam renang teratai.

Sebanyak 15 los tengah disiapkan di kawasan tersebut, dan tak dibolehkan lagi Pedagang Kaki Lima (PKL) pakai gerobak atau lapak semi permanen yang berada di depan kawasan kolam renang teratai GOR tersebut.

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang, Suardi kepada wartawan di Padang, Rabu (8/4).Disebutkannya, Desain Engineering Detail (DED) tengah disiapkan dan pada tahun 2015 ini akan dibangun dan selesai hingga ditempati oleh PKL. "Pembangunan itu bekerjasama Dispora dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Padang. Di samping itu, juga tengah meminta izin ke Dinas Tata Ruang Bangunan dan Perumahan Kota Padang,"ujarnya.

Lebih jauh disebutkannya, bila kios kuliner ini selesai maka tak diberikan kesempatan lagi buat beberapa lapak semi permanen dan PKL pakai gerobak berjualan di depan kolam renang teratai tersebut beroperasi.

Dikatakannya, dari beberapa lapak semi permanen yang ada sebelumnya, kini tinggal dua lapak lagi. Sudah tiga kali diberi peringatan namun pemilik lapak tak juga mengindahkannya. 

Dispora Kota Padang telah berkoordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan bongkar paksa, bila surat peringatan yang ke-4 akan diberikan tak juga diindahkan.

Sementara itu, kawasan lapak yang sudah dan akan dibongkar tersebut bakal dijadikan kawasan parkir kendaraan. Lalu, sport hall yang hampir rampung penyelesaian pembangunannya tersebut bakal dipagar. 

Ditambahkannya, sport hall tersebut dibangun dan menjadi milik Pemerintah Provinsi Sumbar. Penyelesaian hal tersebut tinggal instalasi listrik dan kipas angin. 

"Kita memang memberikan waktu kepada beberapa PKL gerobak itu berjualan di depan kawasan kolam renang teratai hingga selesai pembangunan 15 kios kuliner tersebut,"imbuh Suardi.****

Monday, 6 April 2015

16 Tim Berlaga Rebut Juara Piala Walikota CUP I

Padang-Kompetisi Sepakbola Piala Walikota Cup I tingkat Kota Padang yang dilaksanakan di lapangan sepakbola Porkab (Persatuan Olahraga Kurao Berok) daerah Kurao Pagang Minggu (5/4) kemarin secara resmi dibuka oleh Walikota Padang, H Mahyeldi Ansharullah.

Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah dalam sambutannya mengatakan Pemko Padang akan selalu memberikan suport di setiap pertandingan olahraga. Sangat diharapkan dari turnamen yang digelar ini bisa berjalan terus menerus dan berkesinambungan

Mahyeldi Ansharullah kepada Singgalang menyebutkan, hendaknya di turnamen yang menggelar Piala Walikota jangan hanya mempertandingkan tingkat dewasa saja, tapi juga hendaknya mempertandingkan di setiap tingkat usia. Karena dari sinilah akan muncul bibit-bibit pesepakbola yang handal untuk PSP Padang ke depannya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Turnamen Walikota Cup Amasrul mengatakan, tujuan dari digelarnya turnamen ini adalah untuk menggairahkan sepakbola di Kota Padang khususnya di kawasan Kecamatan Nanggalo.

Lamanya turnamen diungkapkan Amasrul memakan waktu satu bulan, dengan jadwal pertandingan dilaksanakan setiap Sabtu dan Minggu dengan melibatkan 16 tim. Ia berterima kasih kepada Walikota Padang dan sponsor Yuasa yang telah menyokong terselenggaranya turnamen dimaksud. Amasrul menyampaikan, lapangan sepakbola Porkap, yang mempunyai luas lebih kurang 2 hektar ini, nantinya akan diupayakan permohonan kepada pihak Pemko Padang, untuk dapat dijadikan lapangan yang resprentatif, agar nanti bisa digunakan untuk berbagai iven lainya, sesuai dengan apa yang dikatakan bapak Walikota Padang tadi, hendaknya jangan sekali saja pertandingan seperti ini, semoga terus berlanjut.

Sementara itu, Camat Nanggalo Hendra Mardi berharap turnamen ini bisa dilangsungkan setiap tahun, agar tujuan dari turnamen ini bisa tercapai, dan tidak terputus ditengah jalan.

Ditambahkan Hendra, Kecamatan Nanggalo tengah bergairah membina sepakbola. Beberapa waktu lalu saja Porkab bekerjasama dengan SMPN 22 Padang mendirikan Sekolah Sepak Bola (SSB) untuk menjaring bibit pemain berbakat dan bisa berkompetisi di tingkat nasional.****

Menteri Lantik Pengurus Inkado Sumbar


Padang-Pengurus Provinsi, Indonesia Karete-Do (Inkado) Sumatra Barat siap menghelat kejuaraan Wilayah (Kejurwil) Karate Inkado se-Sumatra pada 9 hingga 12 April mendatang. Ketua Umum Inkado Sumbar, Wahyu Iramana Putra  mengatakan, kejuaraan kali ini akan diikuti sekitar 500 peserta dari seluruh Sumatra. 
 
"Sampai saat ini (kemarin-Red) yang belum konfirmasi itu Aceh dan Lampung, selebihnya sudah menyatakan siap mengirim atlet. Yang sudah terdaftar sekitar 350 perserta," ujar Wahyu kepada wartawan saat menggelar jumpa pers bertempat di kantor Inkado Sumbar, dikawasan Komlek Gor H. Agus Salim, Minggu (5/4).
 
Selain kejuaraan, juga digelar ujian masuk sabuk hitam kepada kurang lebih 150 orang dari berbagai daerah. Semua kegiatan tersebut akan dilangsungkan di Gedung Olahraga Komplek PT. Semen Padang. 
 
Tambah Wahyu, ada banyak agenda kegiatan yang bakal dihelat Pengurus Inkado Sumbar. Acara tersebut bahkan dihadiri langsung oleh Ketua Pengurus Pusat Inkado, Siti Nurbaya yang kini juga menjabat Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI.
 
Pada tanggal 9 April mendatang, Ketua PP Inkado, Siti Nurbaya dijadwalkan melantik kepengurusan Provinsi Inkado Sumbar Periode 2015-2020, dengan ketua Umum Wahyu Irama Putra. Usai pelantikan, penghargaan juga bakal diberikan kepada beberapa nama sebabagi pendiri Inkado di Sumbar seperti H. Sutan Taufik Thaib, Hariadi Dahlan, Dedi, Jasman, Zamris danAzwar Siri, serta seorang karateka yang telah mengharumkan nama Indonesia khususnya Sumbar Martinel Prihastuti. 
 
"Termasuk juga, pemasangan sabuk hitam DAN IV kepada saya sendiri serta DAN III kepada Waketum Inkado Sumbar Apris Setiawan," tutup Wahyu.****

Friday, 3 April 2015

500-an Atlet Ikuti Popda Tingkat Kota Padang

PADANG-Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah membuka secara resmi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat Kota Padang 2015 yang digelar bersamaan dengan Pekan Paralympic Pelajar Daerah (Peparpelda)  di kawasan GOR H. Agus Salim Padang, Senin (30/3).

Menurut Mahyeldi, kegiatan Popda maupun Peparpelda ini merupakan salah satu strategi dalam penjaringan kualitas atlet yang nantinya akan dapat menjadi wakil Kota Padang untuk mengikuti event - event serupa di tingkat provinsi maupun nasional.

"Melalui ajang ini akan terbuka kesempatan bagi sang juara untuk berjuang mempertaruhkan nama besar Kota Padang yang sudah memiliki tradisi juara umum di ajang Popda sebelumnya maupun di Porprov yang akan datang," kata Walikota.

Lebih lanjut dikatakan, dengan adanya event ini juga akan menyemarakkan kawasan GOR H. Agus Salim sebagai pusat kegiatan olah raga. "Maka nantinya akan menghidupkan juga pusat kuliner dan pedagang yang ada di sekitar GOR H. Agus Salim," imbuh Mahyeldi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Suardi sebagai pelaksana mengungkapkan, Popda kali ini dikuti oleh 470 atlet dan 86 atlet dari anak berkebutuhan khusus sebagai peserta Peparpelda.

Dijelaskan, ada enam cabang olahraga yang dipertandingkan dalam Popda ini, yaitu Atletik, Renang, Senam, Karate, Taekwondo dan Gulat. Sedangkan untuk Peparpelda ada empat cabang olahraga, yaitu Atletik, Renang, Bulutangkis dan Tenis Meja.

"Para atlet terbaik dari Popda ini nantinya akan menjadi wakil Kota Padang di tingkat provinsi. Sedangkan yang terbaik di tingkat provinsi akan dipersiapkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional," tutup Suardi.****

Monday, 23 March 2015

Kota Padang Target Juara Umum


PADANG
Kota Padang kembali pasang target, meraih gelar Juara Umum ke-13 kalinya pada Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat ke-13 yang bakal digelar di Koto Baru, Dharmasraya, 16 – 26 Desember 2014 mendatang. Semangat para atlit dipantik dengan janji bonus yang dua kali lipat lebih besar dari sebelumnya.

Sekretaruis Daerah (Sekda) Kota Padang Nasir Ahmad saat memimpin apel kesiapan kontingen Kota Padang menghadapi Porprov di Lapangan Imam Bonjol, baru-baru ini memotivasi para atlit.

“Pemerintah Kota Padang akan memberikan bonus untuk atlit yang meraih medali emas, perak dan perunggu dalam ajang prestasi dan prestise ini,” kata Sekda.

Kita berharap para atlit tetap menjunjung sikap sportifitas dan patriotisme serta tidak menyombongkan diri. "Sedangkan yang tak kalah penting adalah menjaga nama baik Kota Padang selama di arena Porprov nanti,"imbuhnya.

Sementara itu, Plt. Ketua Umum KONI Padang Sutrisno AB menyebutkan, bagi Peraih medali emas dijanjikan bonus uang Rp 20 juta, untuk medali perak Rp 10 juta dan medali perunggu 6 juta. Sedangkan bagi pemecah rekor nasional juga akan ada bonus tersendiri, namun jumlahnya belum disebutkan.

Pada Porprov ke-13 ini, jelaolahraga yang dipertandingkan, dengan jumlah kontingen sekitar 700-an. Sedangkan untuk Posko, Kontingen Kota Padang akan mendapatkan di SMAN 1 Koto Baru.

“Setelah sepanjang 12 kali penyelenggaraan Porprov (Porda) gelar juara umum selalu diraih Padang, maka kita bertekad kembali menyabet gelar juara umum yang ketigabelas kalinya,” ujar Sutrisno AB.****

Saturday, 21 March 2015

Bermain Imbang Lawan Lanud, Walikota Cetak Gol

PADANG - Tim Pemko Padang nyaris keteteran digempur Tim Lanud Padang, dalam laga persahabatan yang berlangsung di Stadion GOR H. Agus Salim, Sabtu (7/3).
Sejak babak pertama, dinamika permainan berlangsung sengit namun tak membuahkan gol bagi masing - masing tim. Tim Pemko yang dikapteni Walikota Mahyeldi seringkali terganjal ketika menerobos pertahanan tim yang dikomandani Danlanud Letkol Pnb. Muhammad Apon. Begitu sebaliknya, Tim Pemko kerap mematahkan manuver yang dilancarkan squad yang bermarkas di Tabing tersebut.
Pada menit 15 babak pertama, striker bernomor punggung 7 yang tak lain Walikota Padang Mahyeldi berhasil melesatkan gol. Merubah kedudukan dengan keunggulan 1- 0 yang bertahan hingga turun minum.
Baru saja 10 menit babak kedua berlangsung, Pratu Teguh dari lini tengah Lanud berhasil menggetarkan gawang eksekutif Kota Padang. Pemain Lanud ini menyamakan kedudukan, 1 - 1.
Satu lagi umpan berbahaya berhasil dimanfaatkan Defira. Pemain nomor punggung 12 ini membuat keunggulan buat Pemko Padang, 21
Ketinggalan 1 gol, Tim Lanud 'mengamuk' dengan mengerahkan jurus - jurus jitu. Alhasil, menit ke 25 babak kedua prajurit udara menyamakan kedudukan, 2 - 2.
Hingga wasit meniup pluit panjang, kedudukan tak berubah.
Tujuan pertandingan persahabatan ini, menurut Walikota Padang, guna menjalin keakraban antar instansi di Sumatera Barat, khususnya di Padang. Pertandingan sebelumnya juga sudah dilakukan Pemko dengan Korem 032 Wirabraja, BNI dan DPRD Padang.
"Ini juga bagian dari olah raga untuk kesehatan. Mudah - mudahan semua bisa lebih sehat dan bugar dalam beraktivitas,”
Disamping itu, melalui pertandingan ini, kata Mahyeldi, akan menginspirasi untuk membuat tim yang tangguh.
"Melalui sepak bola, kita juga bisa belajar membuat super team. Karena tanpa super team tak mungkin pekerjaan yang berat dapat diselesaikan. Dan pemerintah itu harus super team," pungkas Wako.
Senada, Danlanud M. Apon juga mengungkapkan, pertandingan ini dapat menjalin persahabatn dan keakraban antara Lanud dengan Pemko Padang.
"Kita sering ketemu, tapi dengan main bola bersama ini membuat kita lebih akrab,"tandas Apon
 
Copyright © 2013 Sumbar Terkini
Share on Blogger Template Free Download. Powered byBlogger