BREAKING NEWS

Batik Tanah Liek

Kesehatan

Hukum

From our Blog

Showing posts with label politik. Show all posts
Showing posts with label politik. Show all posts

Tuesday, 24 March 2015

Kota Solok Menjadi Singapura Kecil


Padang-Kota Solok dengan letak yang strategis dan memiliki potensi besar, bisa menjadi Singapura kecil. Semua itu tergantung kepada komitmen kepala daerah.

Hal itu dikatakan Bakal Calon Bupati Kota Solok H. Reinier menjawab wartawan usai bersilaturahmi dengan pengurus DPW Partai Nasdem Sumbar di kantor sekretariat partai tersebut di Padang, baru-baru ini

Hadir pada kesempatan tersebut, para pengurus DPW Partai Nasdem Sumbar, Sekretaris Marhadi Effendi, Wakil Ketua Bidang Hukum Andesran Marsanofa dan Wakil Ketua lainnya, Erizal.

Disebutkan Reinier, Kota Solok sebagai daerah perlintasan tinggal memenejnya saja dengan baik untuk bisa lebih maju.  

Itulah salah satu alasan Reinier akan maju kembali bersaing dalam Pilkada Kota Solok yang akan memenej Kota Solok menjadi Kota Singapura Kecil dengan pendapatan daerah yang cukup besar. Lalu, tingkat kesejahteraan penduduknya bisa semakin meningkat dan pembangunan bertambah banyak baik pembangunan fisik maupun non fisik.

APBD Kota Solok cukup besar, bila dimaksimalkan realisasinya maka akan memberikan dampak kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Di samping itu alasan lain Reinier maju, cukup banyaknya pengangguran di Kota Solok yang harus segera dicarikan solusinya.

Tentu, bila Solok maju pembangunannya akan bisa membuka lapangan pekerjaan lebih luas dan meminimalisir pengangguran tersebut.

KeMudian, Reinier juga akan fokus pada pendidikan. Menurutnya, perguruan tinggi harus ada di Kota Solok.

"Saya sudah empat tahun belakangan ini sangat eksis di Kota Solok dan telah membangun Kota Solok dalam berbagai bidang termasuk dalam pengembangan UMKM bidang perdagangan dan perikanan,"ujar Reinier.

Bukan itu saja, Reinier juga telah memajukan olahraga terutama Sepak Bola di Kota Solok. Dikatakannya, dari 65 ribu penduduk Kota Solok sebanyak 1000 orang berprofesi sebagai tukang ojek. Ini menjadi fenomena perekonomian Kota Solok yang harus semakin ditunjang. 

Dengan konsep pembangunan dan komitmen yang dimilikinya, Reinier siap untuk tidak mempermalukan Nasdem dalam Pilkada Kota Solok mendatang. Reinier yang juga Ketua Partai PKPI Kota Solok dengan memiliki satu kursi di lembaga legislatif juga telah mendaftar di Partai PPP sebelum Nasdem tersebut. Setelah itu berencana akan mendaftar ke Partai Hanura.

Pada tempat yang sama Marhadi Effendi sangat yakin dengan komitmen Reinier, dan tentu berharap nantinya bisa menjadi wakilnya Partai Nasdem bersama partai lain.

Lalu, Andesran Marsanofa mengatakan, keinginan Reinier sama dengan visi misinya Partai Nasdem untuk perubahan. DPW Nasdem memiliki wewenang merekomendasikan calon kepala daerah dari kabupaten/kota ke DPP Partai Nasdem.

Erizal menambahkan, siapa yang akan diusung oleh Partai Nasdem nantinya berdasarkan survei dilapangan yang dilakukan partai dalam banyak sisi. Tentu, hasil survei yang tertinggi akan diusung oleh Nasdem. Langkah yang telah dilakukan Reinier tersebut sudah sangat tepat bersilaturahmi ke DPW Nasdem kendati mendaftar di DPD Nasdem Kota Solok.

Yoserizal menambahkan, untuk bisa mengusung satu pasang calon di Kota Solok dibutuhkan 4 kursi. Nasdem di Kota Solok terdapat 2 kursi, PKPI 1 kursi. Artinya tinggal mencari minimal satu kursi lagi. Di DPRD Kota Solok Partai Nasdem berkoalisi dengan PKPI dan Hanura.****
. Hadir pada kesempatan itu tokoh-tokoh Kota Solok mendampingi Reinier bersama Ketua DPD Nasdem Kota Solok, Yoserizal.

Membangun Sumbar tak Harus Menjadi Kepala Daerah

Padang- politik pemilihan kepala daerah baik gubernur maupun bupati/walikota, banyak tokoh-tokoh Sumbar di pusat yang mencalonkan diri menjadi calon kepala daerah tersebut.

Tentu bila ini terjadi, maka kekuatan Sumbar di tingkat pusat akan berkurang dan digantikan oleh orang lain.

"Bila tujuan dari tokoh-tokoh Sumbar di pusat tersebut ingin membangun Sumatra Barat, tak harus menjadi kepala daerah. Bahkan lebih besar fungsinya bila membangun Ranah Minang dengan tetap di pusat," ujar Tokoh Masyarakat Sumbar yang juga Ketua Yayasan Pendidikan Dharma Andalas, Prof. Satni Eka Putra. Oleh sebab itu, dia meminta tokoh-tokoh masyarakat yang berada di pusat untuk tidak mencalonkan diri menjadi kepala daerah di Sumbar dan kabupaten/kota.

Bila tokoh-tokoh masyarakat tersebut tetap bersikukuh untuk menjadi calon kepala daerah di Sumbar atau kabupaten/kota, tentu motifnya bukan membangun Sumbar nanun adalah emncari kekuasaan sebagai kepala daerah.

"Masyarakat Sumbar harus lebih jeli melihat calon-calon kepala daerah dan jangan mudah terayu oleh tokoh-tokoh pusat yang ingin menjadi kepala daerah dengan alasan membangun Sumbar,"ujarnya.     
Ditambahkannya, dengan tokoh-tokoh yang ada di pusat tidak mencalonkan diri menjadi kepala daerah akan menimbulkan dampak positif berupa kaderisasi generasi pemimpin.****

Monday, 23 March 2015

MK se-Visi dengan Partai Perindo

PADANG
Wakil Gubernur Sumbar, Muslim Kasim yang juga calon gubernur Sumbar menilai Partai Perindo memiliki visi misi perjuangan yang sama untuk mewujudkan persatuan Indonesia dan kesejahteraan masyarakat.

Oleh sebab itu, Muslim Kasim berkunjung dan bersilaturahmi ke DPW Partai Perindo Sumbar di kawasan GOR. H. Agus Salim, Sabtu (21/3).
Kepada Sumbar Terkini disebutkannya, kendati Partai Perindo masih baru di Sumbar namun dia yakin partai tersebut bisa tumbuh besar dan berkembang di daerah ini dan mendapatkan dukungan oleh masyarakat.

"Kendati Partai Perindo belum bisa sebagai pengusung pada Pilkada Sumbar 2015 mendatang, namun bisa sebagai pendukung. Oleh sebab itu, kami merangkul Partai Perindo Sumbar,"ujarnya.

Dia maju menjadi calon gubernur pada 2015, dengan program prioritas mengembalikan kejayaan orang Minang dengan meningkatkan SDM masyarakat. Sebab, Sumbar dari dulunya adalah penghasil tokoh-tokoh nasional. Namun, kejayaan tersebut kini mulai memudar sehingga harus dibangkitkan kembali.

Ketua DPW Partai Perindo Sumbar, M. Tauhid didampingi sekretarisnya Zulkifli Chaniago mengatakan, kendati Partai Perindo belum bisa mengusung namun membuka kesempatan yang seluas-luasnya kepada calon kepala daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota di Sumbar.

"Wakil Gubernur Muslim Kasim sebagai calon gubernur Sumbar memang yang pertama datang bersilaturahmi ke DPW Partai Perindo. Keberadaan dan kinerja MK selama ini cukup terlihat dan dirasakan masyarakat,"ujarnya.

Pada hari tersebut juga diserahkan SK DPD Partai Perindo Kota Bukittinggi, penyerahan mandat Kota Padang dan Kota Pariaman serta Kabupaten Sijunjung. Lalu, juga penerimaan susunan kepengurusan Kabupaten Padang Pariaman.

Dari 19 kabupaten/kota, tinggal Kabupaten Agam dan Kota Padang Panjang belum diserahkan mandatnya. Ditargetkan hingga akhir Maret ini, Kota Padang Panjang dan Agam tersebut bisa diserahkan mandat.

"Ditargetkan pada April mendatang menjelang kedatangan Ketua Umum DPP Partai Perindo Sumbar, Hary Tanoesoedibyo (HT) ke Sumbar sudah terbentuk kepengurusan DPD Kabupaten/kota Partai Perindo di Sumbar,"imbuhnya.****

 
Copyright © 2013 Sumbar Terkini
Share on Blogger Template Free Download. Powered byBlogger