BREAKING NEWS

Batik Tanah Liek

Kesehatan

Hukum

Saturday, 4 April 2015

Batu Akik Dijadikan Tren Sepanjang Zaman

PADANG-Semakin banyaknya iven pameran dan perlombaan batu akik, membuat ekonomi kreatif di Kota Padang khususnya dan Sumbar umumnya bisa semakin tumbuh dan berkembang.

Radio Republik Indonesia (RRI) sebagai media elektronik tak hanya sebagai media informasi, namun juga membantu tumbuh berkembangnya ekonomi kreatif tersebut. Namun, juga mengadakan talkshow dengan masyarakat Kota Padang dan Sumbar tentang batu akik tersebut dan upaya untuk menjaga kelestarian sumber daya alam yang berkaitan dengan batu mulia tersebut.

Hal itu ditegaskan Wakil Gubernur Sumbar, Muslim Kasim menjawab wartawan usai membuka pameran dan kontes batu akik yang digelar RRI di pelataran parkirnya.

Disebutkan gubernur, batu akik ini bila dikemas dengan baik maka tak akan mudah berganti tren dan bisa sepanjang zaman. Dia menyebutkan, Pemerintah Provinsi Sumbar sangat mensupport kegiatan tersebut.

Batu akik kini semakin semarak dan menjadi ekonomi kreatif yang cukup menjanjikan di Indonesia dan Sumatra Barat. Tak sedikit, orang 'berburu' mencari batu akik tersebut.

Kepala RRI Padang, H. Mirza Musa mengatakan Batu akik menjadi sumber ekonomi, memang cukup bagus namun perlu ada aturan khusus yang mengatur tersebut agar Sumber daya Alam (SDA) batu akik tersebut tetap terjaga dan tak dikuras secara besar-besaran.

Beranjak dari itu, RRI melaksanakan kegiatan 'Kemilau Batu Akik Nusantara' yang dilaksanakan 30 Maret hingga 4 April 2015 dengan ditargetkan 7.500 peserta.

Disebutkannya, kegiatan Kemilau Batu Akik Nusantara tersebut bukan hanya kegiatan seremonial dan ikut-ikutan saja, namun memiliki visi untuk mengangkat batu akik Minang sekaligus mencarikan solusi menyelamatkan sumber daya alam batu mulia tersebut.

Sehingga, kegiatan Kemilau Batu Akik Nusantara Exbition tak hanya pameran dan kontes batu saja namun juga Talk Show dan Lelang Batu.
Lebih jauh disebutkan, pemerintah daerah harus membuat aturan khusus tentang pengelolaan batu mulia tersebut sehingga bisa tetap terjaga kelestariannya.

Ketua Pelaksana, Dedy Azwardi menjelaskan, kegiatan itu berlangsung di halaman RRI Padang yang mulai beroperasi dari pukul 10.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB. Kontes batu dilaksanakan 2 April dengan kelas yang diperlombakan chalcedony/cimpago, cempaka, raflesia dengan ukuran medium-jumbo. Lalu, kelas idocrase/Sungai daerah dan Lumuik Aceh, moss agate /lumuik Suliki ukuran medium-jumbo serta kelas bebas dan batu unik ukuran dimensi bebas.****

Post a Comment

 
Copyright © 2013 Sumbar Terkini
Share on Blogger Template Free Download. Powered byBlogger