Padang-Pada
triwulan I atau 31Maret 2015 sebanyak 380 pemohon pengurusan Izin
Mendirikan Bangunan (IMB) yang sudah masuk ke Dinas Tata Ruang dan
Bangunan Perumahan (DTRTBP) Kota Padang.Dari jumlah tersebut, 40 persen diantaranya telah dikeluar IMB-nya.
Penadapatan Asli Daerah (PAD) yang masuk melalui retribusi IMB tersebut telah mencapai Rp2,5 miliar. Namun, bila dihitung hingga berita diturunkan sudah mencapai Rp3 miliar.
Hal itu dikatakan Kepala DTRTBP Afrizal BR menjawab Singgalang di Padang, Rabu (15/4). Disebutkannya, target PAD pada tahun 2015 ini meningkat dari tahun sebelumnya hingga mencapai Rp12,5 miliar.
"Dengan target yang besar tersebut, DTRBP akan berupaya maksimal untuk mencapainya,"kata Afrizal.
Namun, dikatakannya, DTRBP memiliki tugas dan fungsi lebih kepada pengaturan bangunan dan tata letaknya.
Lebih jauh disebutkan, bangunan yang melanggar aturan terdapat 30 unit tersebar pada 11 kecamatan dan telah dilakukan teguran. Kemudian, yang dilakukan penyegelan terdapat 4 unit bangunan.
"Pemilik bangunan yang diberikan teguran tersebut sudah mengurus IMB mereka,"ujar Afrizal BR.
Kemudian, juga terjadi penolakan terhadap pengajuan izin tersebut sebanyak 3 unit lantaran melanggar aturan. Pelanggaran aturan tersebut karena bangunan berada di rollen jalan. Lokasi penolakan tersebut berada di Jln. By Pass dan kawasan Bungus.
Di samping itu, juga ada pemotongan/pemegalan bangunan karena ketinggiannya tak sesuai dengan izin yang diajukan.Pemotongan bangunan tersebut terdapat pada 2 unit bangunan seperti di kawasan Jln. Ampang dan Padang Barat.
Dia mengimbau, sebelum bangunan didirikan diharapkan masyarakat atau pemilik gedung untuk segera mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Lalu, bangunan yang dibangun harus sesuai dengan IMB untuk menghindari pemenggalan bangunan.****

Assalamu Alaikum wr-wb, Saya ingin berbagi cerita kepada anda, Bahwa dulunya saya ini cuma seorang Honorer di sekolah dasar jawa timur, Sudah 9 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian, dan membayar 30 jt namun hasilnya nol uang pun tidak kembali bahkan saya sempat putus asah,namun teman saya memberikan no tlp Bpk Drs Sulardi MM yang bekerja di BKN pusat yang di kenalnya di jakarta dan juga mengurusnya, saya pun coba menghubungi beliau dan beliau menyuruh saya mengirim berkas saya melalui email, alhamdulillah SK saya akhirnya keluar, sy sadar kalau tdk ada pegangan dr pst langsung meman sulit, itu adalah kisa nyata dari saya, jika anda ingin seperti saya Hubungi saja Bpk Drs.Sulardi MM Hp:085395881177 Wassalm Nirwana bakri.
ReplyDelete