Padang-Kendati satu tahun Pasangan Mahyeldi-Emzalmi
(Mahem) memimpin Kota Padang pada 13 Mei 2015, namun persoalan
terbengkalainya pembangunan Jembatan Kuranji baru tak kunjung selesai.
Ini
menjadi Pekerjaan Rumah (PR) untuk pasangan ini supaya lebih serius
lagi bekerja mengurus rakyat dan pembangunan Kota. Padahal masyarakat
Kuranji khususnya dan Kota Padang umumnya sangat menginginkan jembatan
itu cepat selesai dan bisa menghidupkan ekonomi masyarakat.
Banyak
warga yang mengeluh lambannya Pemko Padang mengatasi persoalan ganti
rugi tanah untuk kelanjutan pembangunan tersebut. Sementara itu,
Pemerintah Provinsi sudah siap mau membangun dan menunggu pembebasan
beberapa titik lahan saja yang menjadi tugas pokok Pemko Padang.
Salah
seorang warga Belimbing, Sawir kepada wartawan di Padang, Senin
(11/5) mengatakan, bila Mahem tak bisa menyelesaikan kelanjutan
pembangunan jembatan baru Kuranji tersebut pindahkan saja jembatan itu
ke tempat lain atau dijual saja besinya ke tukang 'raok' atau pengumpul
besi bekas.
"Sudah lebih satu tahun terbengkalai, tak ada
kejelasan kelanjutan pembangunannya. Sementara, keberadaan 2 tiang yang
selesai dibangun membuat masyarakat selalu berharap bisa dilanjutkan
pembangunannya,"ujar Sawir.
Begitu juga warga Kuranji lainnya,
Dewi yang jengkel dengan pemimpin kota ini yang setengah-setengah
hatinya untuk mengurus Kota Padang. Menurutnya, kepala Satuan Kerja
Perangkat Daerah, camat dan lurah bila tak serius bekerja diganti saja
dan dilakukan lelang jabatan.
Selanjutnya, warga lainnya, Zul
menyebutkan, kalau hanya gara-gara satu rumah pembangunan jembatan itu
terhenti, berarti pemerintah lemah terhadap masyarakat untuk kepentingan
umum.Dikatakannya, pemerintah harus bertindak tegas kepada satu rumah
yang menghalang-halangi pembangunan untuk kepentingan umum.
Pada
tempat terpisah, anggota DPRD Kota Padang daerah pemilihan Pauh-Kuranji
juga mendesak Mahem untuk menyelesaikan kelanjutan pembangunan jembatan
baru tersebut. Sebab, keberadaan jembatan tersebut sangat penting. Tak
hanya untuk perekonomian, namun juga sangat mengurangi kemacetan di
Simpang Kuranji dan By Pass.
Dia juga akan menanyakan kepada
Pemko Padang, apa yang menjadi kendala lagi sehingga tak kunjung ada
tanda-tanda kelanjutan pembangunan jembatan baru Kuranji tersebut.
Setelah
dikonfirmasi ke Wakil Walikota Padang, H.Emzalmi melalui handphone baik
ditelpn dan SMS tak direspon. Kemudian, dilanjutkan dikonfirmasi ke
Sekda Nasir Ahmad mengatakan, dia kurang mengikuti perkembangan
kelanjutan pembangunan jembatan Kuranji tersebut karena sangat banyak
dan padatnya program pembangunan lain. Menurutnya, yang jelas proses
pembebasan tetap dilaksanakan oleh Pemko Padang.
Sekda pun
menyuruh konfirmasi ke Asisten I Pemko Padang, Wedistar. Setelah
beberapa kali pun dihubungi, kendati aktif HPnya namun Wedistar tak
mengangkat.****
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)


Post a Comment