BREAKING NEWS

Batik Tanah Liek

Kesehatan

Hukum

Tuesday, 12 May 2015

Gebyar SMK Kota Padang Siswa Digodok Pecahkan Persoalan Kota


Padang-SMK di Kota Padang digodok maksimal mampu mengatasi persoalan di Kota Padang. Dinas Pendidikan diberi tugas untuk menyiapkannya ke depan.

Hal itu ditegaskan Walikota Padang, H. Mahyeldi Ansharullah menjawab wartawan usai membuka Gebyar SMK Kota Padang, Selasa (12/5). Pada gebyar SMK Kota Padang tersebut tampil 31 SMK Negeri dan swasta yang menampilkan keahlian dan keunggulan masing-masing. 

Walikota Padang mengatakan, tantangan itu diberikan kepada SMK supaya SMK di Kota Padang bisa lebih kreatif dan inovatif. Oleh sebab itu, Walikota Padang menugaskan ke Dinas Pendidikan untuk menambah jumlah SMK atau Ruang Kelas Baru (RKB). Dengan demikian, daya tampung siswa baru bisa semakin diakomodir.  "Sesuai data yang ada, tamatan SMA adalah penyumbang pengangguran tertinggi secara nasional termasuk di Kota Padang. Oleh sebab itu, SMK harus semakin digalakan di Kota Padang,"ujarnya.

Menurut Undang-undang, aturan yang pas itu perbandingan siswa SMK dengan SMA adalah 70:30. Artinya, harus lebih banyak SMK dibandingkan SMA. Namun, kondisinya di Kota Padang saat ini SMK 40 persen dan SMA 60 persen atau 40 : 60. Kendati demikian, menurut walikota, akan dibalikan posisinya  menjadi 60 persen SMK dan 40 persen SMA. Di samping itu, Walikota juga meminta Dinas Pendidikan untuk membuat suatu bagian bertugas mengevaluasi pelaksanaan pendidikan, khususnya di SMK Padang dan juga membuat ide-ide kreatif.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang, Habibul Fuadi didampingi Kepala Musayawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK se-Kota Padang, Raymond  mengatakan, kegiatan gebyar SMK Padang yang berlangsung selama tiga hariini untuk memamerkan kreativitas siswa sehingga mereka semakin termotivasi untuk terus berkarya.

Di samping itu juga sebagai ajang perkenalan buat SMP sederajat untuk melihat dan memilih sekolah yang akan menjadi tempat melanjutkan pendidikan bagi siswa SMP sederajat tersebut.

"Gebyar SMK ini sudah dua kali digelar, dan cukup mendapatkan antusias dari para siswa dan banyak kalangan sehingga diharapkan semakin sukses pada yang kedua ini,"ujar Habibul Fuadi.

Dikatakannya, hanya 8 SMK yang tak mengikuti gebyar SMK tersebut karena belum siap. Namun, tahun depan diharapkan semua SMK negeri/swasta bisa mengikutinya. Berkaitan dengan penambahan SMK, menurut Habibul Fuadi langkah awal yang akan dilakukan menambah ruangan dan penambahan jurusan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.****

1 comment :

  1. Assalamu Alaikum wr-wb, Saya ingin berbagi cerita kepada anda, Bahwa dulunya saya ini cuma seorang Honorer di sekolah dasar jawa timur, Sudah 9 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian, dan membayar 30 jt namun hasilnya nol uang pun tidak kembali bahkan saya sempat putus asah,namun teman saya memberikan no tlp Bpk Drs Sulardi MM yang bekerja di BKN pusat yang di kenalnya di jakarta dan juga mengurusnya, saya pun coba menghubungi beliau dan beliau menyuruh saya mengirim berkas saya melalui email, alhamdulillah SK saya akhirnya keluar, sy sadar kalau tdk ada pegangan dr pst langsung meman sulit, itu adalah kisa nyata dari saya, jika anda ingin seperti saya Hubungi saja Bpk Drs.Sulardi MM Hp:085395881177 Wassalm Nirwana bakri.

    ReplyDelete

 
Copyright © 2013 Sumbar Terkini
Share on Blogger Template Free Download. Powered byBlogger