BREAKING NEWS

Batik Tanah Liek

Kesehatan

Hukum

Thursday, 7 May 2015

Ambon Banyak Belajar ke Padang



Padang-Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Rakernas Apeksi) 2015 ditabuh di Ambon, 5-10 Mei. Pada hari pertama dalam acara ‘Welcome Dinner’ di Hotel Natsepa, Selasa (5/5), Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, sempat memuji Padang.
Kabag Humas dan Protokol Setdako Padang, Mursalim bersama Kasubag Dokumentasi, Bustam dari Ambon, Maluku melalui relisnya Rabu (6/5). Seluruh peserta Rakernas Apeksi memadati taman di belakang Hotel Natsepa. Saat Walikota Ambon Richard Louhenapessy memberi sambutan selamat datang, seluruh peserta terlihat serius menyimak setiap kata yang disampaikan Wako tersebut.
Ambon disebut unik karena selain memiliki laut / pantai, akan tetapi juga memiliki gunung yang indah. “Tidak semua daerah di Indonesia yang memiliki keunikan ini. Dan yang paling menarik, dari sekian banyak daerah yang ada di Indonesia, hanya Ambon satu-satunya yang disebut ‘manise’,” ujar Wako yang disambut tepuk tangan dari seluruh hadirin.
Kesemuanya itu memang cukup beralasan. Ambon disebut daerah unik karena daerah ini ditunjang oleh fenomena alamnya yang sangat menarik serta karakter masyarakatnya yang ramah dan sopan. Selain karakteristik masyarakat dan kotur alamnya, Ambon juga punya makanan pokok spesifik yang dikonsumsi masyarakat, yakni Sagu.
Wako Ambon menyebut, sagu menurut filosofi masyarakat Ambon yakni pohonnya sangat tinggi, sangar dan bentuknya tidak menarik. “Sama dengan orang Ambon, tidak menarik, coklat kehitaman dan performennya kurang. Tetapi kalau pohon itu dipotong dan dibelah, isinya terlihat putih bersih, bahkan lebih putih dari Isteri Walikota Menado lagi. Nah, itulah karakter orang Ambon, coklat, sangar tetapi hatinya putih dan ramah,” kata Wako beranalogi dan berkelakar.
Pada tahun 1999 silam, Kota Ambon memang sempat luluhlantak karena terjadinya kerusuhan. Akibat dari kerusuhan ini, sejumlah bangunan rusak total termasuk infrastruktur publik. Usai kejadian itu, Kota Ambon kembali berbenah. “Karena itu kalau melihat kota Ambon saat ini, itu adalah hasil pembangunan 12 tahun lalu,” ujar Wako Ambon.
Wako Richard mengatakan, dirinya banyak belajar ke daerah lain. Daerah yang menjadi tempat menimba ilmu diantaranya Bogor, Lampung, termasuk Padang. Ilmu yang diperoleh utamanya tatacara pengelolaan daerah serta pola sinergitas kerukunan antar umat beragama. Bahkan Wako Ambon juga sempat memuji Padang. “Saya banyak belajar dengan Walikota Padang, Bogor, Lampung dan lainnya. Ilmu itu kemudian saya padukan dengan potensi yang ada di Ambon,” ulasnya.

Post a Comment

 
Copyright © 2013 Sumbar Terkini
Share on Blogger Template Free Download. Powered byBlogger